Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

85 Sekolah di DKI Jakarta Lakukan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi: sekolah tatap muka di tengah pandemi

Jakarta, AlexaNews.co.id- Uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah mulai dilakukan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta hari ini, Rabu (7/4/2021) hingga 29 April 2021 mendatang.

Melansir dari CNNIndonesia, sebanyak 85 sekolah yang tersebar di enam kabupaten/kota dari semua jenjang pendidikan akan mengikuti uji coba.

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja mengatakan skema uji coba adalah, para siswa tiap jenjang sekolah belajar tatap muka secara bergantian. Pada Senin, siswa yang melakukan belajar tatap muka adalah kelah 4 SD, 7 SMP, dan 10 SMA.

“Kelas 1,2,3 SD, dan PAUD belajar dari rumah. Untuk Selasa, seluruh ruangan disemprot disinfektan. Antisipasi jika ada virus yang tertinggal di sekolah,” kata Taga.

Lalu, pada hari ini, siswa yang melakukan pembelajaran adalah kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA. Hari Jumat, kelas 6 SD, 9 SMP, dan 12 SMA.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov DKI membatasi jumlah siswa di setiap kelas maksimal 50 persen dari kapasitas. Selain itu, materi pembelajaran adalah esensial, tidak ada olahraga, ekstrakurikuler, serta kantin dan perpustakaan tutup.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara untuk durasi belajar siswa di sekolah, ia menjelaskan tidak akan berlangsung dalam waktu yang terlalu lama.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menekankan, orang tua memiliki hak penuh untuk mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah atau tetap melaksanakan belajar dari rumah (BDR) selama pandemi Covid-19 belum terlewati.

“Para orang tua tetap memiliki hak penuh untuk menentukan apakah anaknya diberikan izin untuk mengikuti pembelajaran campuran atau belajar dari rumah,” kata Nahdiana.

Nahdiana mengatakan, pihaknya masih tetap melaksanakan belajar dari rumah selama proses uji coba tersebut. Terlebih, masih ada satuan pendidikan yang tidak lolos asesmen dan belum menjadi peserta uji coba terbatas.

Ia juga menegaskan Pemprov DKI akan menutup sekolah jika ada temuan kasus positif Covid-19 di masa uji coba pembelajaran tatap muka. Sekolah dapat dibuka kembali dengan catatan pihak berwenang menyatakan sekolah dalam kondisi aman dari paparan Covid-19.

“Dalam hal ditemukan gejala-gejala terpapar Covid-19 pada peserta didik dan pendidik, pihak sekolah segera melakukan koordinasi dengan puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar dia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan untuk memperluas pembelajaran tatap muka di sekolah jika uji coba yang akan dilakukan Pemprov DKI berhasil.

“Kalau ini berhasil, maka kita akan mempertimbangkan untuk memperluas kembali. Sekali lagi mohon dukungan untuk semua kita akan uji coba untuk sekolah tatap muka secara terbatas antara online dan offline,” kata Riza.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meminta sekolah segera menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hal ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalan...

Berita

Jakarta, AlexaNews.co.id- Pandemi Covid-19 telah meningkatkan produksi masker sekali pakai, yang menurut para peneliti sekarang dalam skala yang sama dengan botol plastik, penyumbang utama...

Berita

Purwakarta, AlexaNews.co.id- Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Acep Yulimulya berpendapat, sektor pariwisata bisa menjadi salah satu...

Berita

Karawang, alexanews.co.id– Pemerintah Kabupaten Karawang memustuskan menunda penerapan belajar tatap muka di sekolah, lantaran kasus Covid-19 masih tinggi. Apalagi, kasus penularan di wilayah kawasan...

Advertisement