Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Kemendes PDTT: Tiga Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021

Budi Ari, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Jakarta, AlexaNews.co.id– Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi jadi pembicara kunci dalam webinar yang digelar GMKI secara virtual, Rabu (17/3/2021).

Wamen Budi Arie memaparkan kebijakan pembangunan desa di tengah Pandemi Covid-19.

Untuk pembangunan desa yang lebih terarah, Kemendes PDTT memprogramkan SDGs Desa yang berisi 18 poin yang merupakan pengejawantahan SDGs Nasional.

“Target- target kita ada desa tanpa kemiskinan, kelaparan, keterlibatan perempuan, air bersih dan sanitasi, pertumbuhan ekonomi desa yang merata,” kata Budi Arie.

Ada pun tiga fokus anggaran dana desa tahun 2021, pertama pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa yang terdiri dari pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes/BUMDesma, penyediaan listrik desa, dan ketiga pengembangan usaha ekonomi produktif, utamanya yang dikelola BUMDes/ BUMDesma.

Kedua, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa yang meliputi pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan desa wisata, penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting di desa, dan desa inklusif.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian terakhir ialah prioritas dana desa tahun 2021 yakni adaptasi kebiasaan baru yaitu Desa Aman Covid-19.

Wamen Budi Arie mengatakan, dengan disahkannya UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 maka BUMDes menjadi badan hukum.

BUMDes menjadi investasi penting bagi desa untuk dapat terus menerus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Fungsi BUMDes adalah konsolidasi dan pemasaran produk desa,” ujarnya.

Tercatat, sejak tahun 2015 hingga tahun 2020, BUMDes telah berkontribusi meningkatkan PADes hingga Rp1,1 Triliun. Akumulasi jumlah BUMDes sampai tahun 2020, sudah ada 51.134 desa yang sudah mendirikan BUMDes.

Tahun 2015-2020 dana desa yang dialokasikan untuk modal BUMDes mencapai Rp4,2 Triliun, dan PADes dari BUMDes tahun 2015-2020 mencapai Rp1,1 Triliun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, pengembangan BUMDes menjadi salah satu upaya penting dalam rangka rebound ekonomi desa tahun ini.

Pemanfaatan Dana Desa untuk berkeadilan dalam pandemi Covid-19 ini diarahkan ke Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk 8.045.861 keluarga atau 39.263.802 jiwa.

“Program Padat Karya Tunai Desa dirasakan manfaatnya sebanyak 3.298.041 jiwa,” kata Ketua Umum DPP Projo ini.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

Purwakarta, AlexaNews.co.id- Sebagaimana telah ditegaskan oleh Wakil Menteri Desa (Wamendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Budi Arie Setiadi, saat menjadi Pembicara Kunci dalam...

Berita

Karawang, alexanews.co.id -Bantuan sosial yang bersumber dari Dana Desa (DD) kembali menjadi perbincangan netizen Karawang, setelah salah satu akun facebook memposting adanya pemotongan bantuan...

Berita

Purwakarta,alexanews.co.id – Peringatan keras dari pemerintah pusat yang disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, bagi siapapun oknum Kepala Desa yang berani melakukan tindakan pelanggaran...

Berita

Purwakarta, alexanews.co.id – Untuk membantu perekomian masyarakat di tengah pandemi Covid 19,Pemerintahan desa Ciwangi kecamatan Bungursari kabupaten Purwakarta,salurkan Bantuan langsung Tunai (BLT) Dana Desa...

Advertisement