Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Kepala Disbudparpora Kabupaten Nias Selatan dilaporkan ke polisi Begini Penjelasannya

Foto Istimewa / Arman Telaumbanua, S.H. Kuasa Hukum YT

Bandung, AlexaNews.co.id – Kepala Disbudparpora Kabupaten Nias Selatan akhir-akhir ini sering mencuat di publik hanya dipicu masalah sepele.

Kepala disbudparpora kabupaten Nias Selatan ikut dilibatkan di dalam Laporan Pengaduan Masyarakat ke Polres Nias Selatan secara resmi pada hari selasa (22/06/2021) oleh saudara YT bersama dengan team kuasa hukumnya.

Team kuasa hukum saudara YT Arman Telaumbanua yang berdomisili kantor hukum di Bandung menjelaskan kepada media, pengaduan ini tentu diawali dari sebuah dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau pengaduan palsu yang diduga dilakukan oleh oknum kades, ketua BPD dan tentunya saudari Kepala Disbudparpora Kabupaten Nias Selatan dalam hal ini ibu Agreani Dachi sebagai pihak yang diduga turut serta dalam dugaan tindak pidana ini.

Lanjut Arman menyampaikan, tentu saja tindakan yang dilakukan oleh saudari Kepala Disbudparpora kabupaten Nias Selatan ini sangat kita sayangkan. Pada bulan Mei yang lalu saya pernah meminta klarifikasi terkait persoalan ini kepada saudari Kadis di kantornya namun Saudari Kepala Disbudparpora Kabupaten Nias Selatan membujuk saya untuk menghadap Kades yang awalnya membuat Laporan untuk berdamai, disinilah timbul sebuah pertanyaan dalam hati saya “Ada apa antara kades dan Kepala Disbudparpora ini” dan yang lebih anehnya lagi, saya menanyakan terkait laporan kades yang diterima oleh beliau “Apakah laporan ini pernah dicari tau kebenarannya.?” beliau mengatakan bahwa, laporan dari kades tidak pernah dilakukan perundingan dan atau klarifikasi kepada terlapor dan meyakini semua isi laporan itu benar sehingga langsung dikirimkan ke BPCB aceh. Inilah kelalaian yang dilakukan oleh saudari Kadis, memvonis orang bersalah tanpa bukti yang sah sehingga mengakibatkan klien kami kehilangan pekerjaan, ya jelas dong ini ada unsur pidananya. “kata Arman”.

Surat pengaduan sudah kita ajukan ke pak Kapolres Nias Selatan dan sekarang kita menunggu tanggapan dari beliau untuk proses selanjutnya “Ucap Arman”.

Terkait perihal para pihak yang dilaporkan, Arman menjelaskan bahwa ada beberapa pihak yang kita laporkan dalam surat pengaduan ini, tentu saja yang pertama adalah pihak yang diduga membuat laporan pengaduan palsu/pencemaran nama baik terhadap klien kami yaitu oknum kades serta oknum ketua BPD dan tentunya saudari kepala disbudparpora kabupaten Nias Selatan yang kita laporkan sebagai pihak yang diduga turut serta melaporkan klien kami ke dinas BPCB aceh dengan tuduhan-tuduhan yang tidak mendasar yang dituduhkan kepada klien kami. “pungkas Arman” (Red)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement