Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

EKONOMI & BISNIS

Capai Target di Triwulan Pertama, Bapenda Karawang Realisasikan Pajak Hingga Rp 188 Milliar

Kepala Bapenda Karawang, H. Hadis Herdiana.

Karawang, AlexaNews.co.id – Dalam triwulan pertama berdasarkan jumlah laporan terakhir pada 19 April 2021, realisasi pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang menembus angka Rp 188 miliar atau mencapai 15% dari target.

Meski masih di awal tahun dan masih dalam suasana pandemi covid-19, tetapi realisasi pendapatan pajak daerah dilaporkakan terbilang stabil.

“Yang tertinggi yaitu pajak restoran. Bisa mencapai Rp 25.393.808.354,00 (Dua Puluh Lima Milyar Tiga Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Delapan Ratus Delapan Ribu Tiga Ratus Lima Puluh Empat Rupiah),” tutur Kepala Bapenda Karawang, H. Hadis Herdiana.

Pemerintah Kabupaten Karawang, kata Hadis, menargetkan mencapai pendapatan daerah di angka Rp 960.174.733.000,00 atau hampir Rp 1 Triliun.

“Sejauh ini kalkulasi pendapatan pajak daerah cukup baik, meski tengah situasi pandemi. Beberapa sektor pajak juga meningkat dari tahun lalu,” kata Hadis.

Selain itu, terhitung pajak hotel Rp 5.121.751.791,00 atau setara 27% dari target. Dan untuk pajak reklame, kata Hadis, mengalami peningkatan signifikan mencapai Rp 2.556.040.444,00 atau hampir mencapai 25%.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Karena kemarin kan musim Pilkada hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, juga ditambah lagi momentum Ramadhan, jadi pendapatan pajak reklame ini meningkat,” terangnya.

Hadis juga menjelaskan, untuk pajak sektor pemulihan pariwisata yang ditagetkan Rp 14 miliar masih terbilang stabil. Meski beberapa tempat hiburan seperti bioskop dan karaoke belum beroperasi dengan maksimal.

“Bioskop masih tutup dan tempat hiburan seperti karaoke tidak full buka, tapi pajak dari sektor hiburan ini masih stabil,” katanya.

Sementara untuk Pajak Air Tanah yang ditagetkan Rp 9.000.000.000,00-, sudah mencapai 28% atau senilai Rp 2.600.460.602,00.

“Pajak Bumi dan Bangunan Rp 11.655.801.869.00-, sedangkan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Rp 64.794.855.284,00-, mencapai 22% dari anggaran,” ujarnya.

Hadis menjelaskan, Bapenda menargetkan pendapatan pajak daerah dapat optimal di akhir tahun atau di triwulan ketiga. Pihaknya merasa optimis dapat membukukan pendapatan pajak daerah sesuai target.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Melihat pencapaian di triwulan pertama dengan hasil yang cukup baik, kita merasa optimis jika di akhir tahun dapat mencapai target itu,” pungkasnya. (ALD).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement