Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Daerah

Kadisparbud sebut Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan, Telah Dipahami Seluruh Pengelola Wisata di Karawang

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan.

Karawang, AlexaNews.co.id – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan mengungkapkan, keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melakukan penutupan secara serentak terhadap seluruh tempat wisata, telah dipahami secara bersama-sama oleh seluruh pengelola wisata.

Hal tersebut ia ungkapkan, menyusul dengan keputusan resmi Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor: 556 / 2779 – Disparbud, tentang penutupan tempat wisata dan tempat hiburan, serta penundaan pelaksanaan kegiatan Car Free Day (CFD) di Karawang pada Senin (17/05/2021) kemarin.

Oleh sebab itu,  Yudi menuturkan, pihaknya akan mengawasi seluruh tempat-tempat seperti yang dimaksud didalam surat edaran tersebut. Sebab, kata Yudi, itu dilakukan agar pelaksanaan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, dapat berjalan dengan baik dan semestinya.

“Mereka sudah mengerti, dan mereka juga berharap agar situasinya bisa membaik,” tutur Yudi mengungkapkan kepada wartawan, Rabu (19/05/2021).

Karenanya, kata Yudi, langkah keputusan seperti ini, merupakan upaya serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Karawang.

“Tentunya hal itu dilakukan, untuk mencegah penyebaran virus corona yang berasal dari klaster baru. Yakni, Klaster tempat wisata atau tempat hiburan,” katanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana.

Ditempat terpisah, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana mengatakan, langkah penutupan tersebut dilakukan karena telah melihat jumlah pengunjung wisatawan yang sangat membludak, yang terjadi di sejumlah tempat wisata di Karawang.

“Atas kondisi tersebut, pihak pengelola wisata dan masyarakat pun, mau tidak mau harus mematuhinya,” kata Fitra.

Ia juga mengatakan, salah satu pertimbangan ditutupnya tempat wisata dan tempat hiburan, juga sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo.

“Surat pemberitahuan penutupan tempat wisata dan hiburan, sudah ditandatangani oleh Bupati Karawang, Ibu Cellica Nurrachadiana. Dan surat edarannya juga, sudah diberikan kepada seluruh pengelola wisata di Karawang,” jelas Fitra.

Selain menutup tempat wisata, tambah Fitra, surat edaran penutupan tempat wisata dan hiburan tersebut, juga berlaku kepada sejumlah rumah makan dan sejumlah tempat lainnya.

“Jadi, surat itu juga berlaku kepada sejumlah tempat lainnya (tempat hiburan, red) yang dapat menyebabkan kerumunan, pasti akan ditutup. Surat edaran itu berlaku dari tanggal 17 Mei hingga 30 Mei mendatang, semua tempat wisata dan hiburan ditutup,” tambahnya.

Surat Edaran Nomor: 556 / 2779 – Disparbud, secara resmi dikeluarkan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, pada Senin (17/05/2021) kemarin.

Sebelumnya, sebagai bentuk upaya pencegahan serta pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Karawang, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana telah mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor: 556 / 2779 – Disparbud tentang penutupan sementara tempat wisata dan tempat hiburan, serta penundaan pelaksanaan kegiatan CFD selama 14 hari kedepan (terhitung mulai tanggal 17 Mei hingga 30 Mei mendatang).

“Sehubungan dengan hal tersebut, dalam pelaksanaan penghentian sementara dimohon kepada seluruh pelaku usaha pariwisata, atau pelaku usaha tempat hiburan, dan pengelola maupun pengurus CFD. Untuk berkoordinasi dengan Disparbud, serta Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang,” himbau Bupati Cellica.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pengelola atau pengurus kegiatan CFD, dilarang melakukan aktifitas atau kegiatan dalam bentuk apapun, di area atau tempat pelaksanaan CFD (lokasi yang telah ditentukan).

“Jika terdapat pelanggaran terhadap surat edaran ini, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya. (Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement