Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Bocah 14 Tahun di Karawang, Dicabuli RT Oray sejak Kelas 5 SD

Tersangka perbuatan cabul dan persetubuhan berinisial RF alias RT Oray saat diamankan polisi ke Mapolres Karawang. Foto: Ist.

Karawang, AlexaNews.co.id – RF alias RT Oray (47), seorang buruh harian lepas di salah satu desa di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang ini, tega mencabuli anak di bawah umur selama bertahun-tahun. Ironisnya, perbuatan cabul tersangka dilakukan sejak korbannya masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) di Karawang.

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra melalui Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengungkapkan, aksi perbuatan cabul tersangka RT Oray (47) ini terbongkar setelah orangtua korban mengecek ponsel korban kemudian membaca pesan stiker dan video porno yang dikirim tersangka melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp (WA) milik korban.

“Disaat orangtua korban bertanya kepadanya tentang isi pesan dari tersangka itu, korban menjawab bahwa telah dicabuli hingga disetubuhi oleh tersangka sejak kelas 5 SD sampai bulan Mei 2021. Korbannya berinisial NP (14) tersebut mengaku telah dicabuli tersangka RT Oray,” ungkap AKP Oliestha kepada AlexaNews.co.id, Sabtu (31/07/2021).

Tak terima anaknya dicabuli hingga disetubuhi tersangka RT Oray, kata Oliestha, orangtua korban kemudian melaporkan kasus perbuatan cabulnya itu ke Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Karawang. Setelah beberapa saat menerima adanya laporan terkait pencabulan, sambung dia, tersangka langsung ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

Ilustrasi perbuatan cabul kepada anak di bawah umur. Foto: Ist.

Dari informasi yang dihimpun, usut punya usut tersangka mengiming-imingi sejumlah uang kepada korban agar mau dicabuli dan tidak mengadukan perbuatan tersebut ke orangtua korban.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah melakukan pencabulan kepada korbannya sudah berlangsung selama dua tahun. Sedangkan untuk modus perbuatannya ini, tersangka dengan memaksa dan mengiming-imingi akan memberikan uang sebesar Rp 10 ribu kepada korban untuk melakukan perbuatan cabul atau persetubuhan,”  ungkap Oliestha menjelaskan.

Lanjut Oliestha, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, korban maupun saksi-saksi dalam kasus perbuatan cabul ini. “Selain mengamankan tersangka, kami juga lakukan sejumlah penyitaan barang bukti. Untuk hasil visum terdapat luka robek dibagian kemaluan korban,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tambah Oliestha, tersangka dikenai Pasal 81 atau 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016, tentang penetapan PERPPU Nomor 1 Tahun 2016, tentang Perubahan ke dua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

“Tersangka berinisial RF alias RT Oray (47) kini telah digelandang ke Rutan Mapolres Karawang dan terancam kurungan penjara selama 15 tahun,” pungkasnya. (Gusti Djunot/Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Dalam waktu dekat, Sat Reskrim Polres Karawang akan menetapkan tersangka pada kasus keracunan massal di Kampung Boneka Cikampek. Itu dilakukan setelah pihak...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengungkapkan hasil penyebab keracunan massal yang menewaskan tiga orang hingga mengakibatkan puluhan warga...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.ID – Guna mengetahui penyebab dari puluhan warga yang diduga alami keracunan massal, Sat Reskrim Polres Karawang terus melakukan pendalaman untuk menyelidiki kasus yang...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.ID – Tim Resmob Anaconda Sat Reskrim Polres Karawang meringkus dua orang lelaki karena melakukan pemerasan terhadap salah seorang pedagang pakaian di Dusun Kalijaya,...

Advertisement