Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Cari Dokumen Asli Proyek DAM Parit, Kejari Geledah Kantor Dinas Pertanian Karawang

Sejumlah penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karawang tengah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pertanian Karawang, Senin (06/09/2021) pagi. Foto: Tim Redaksi AlexaNews.ID.

KARAWANG, AlexaNews.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, lakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pertanian (Distan) Karawang, kabarnya penggeledahan tersebut dilakukan terkait dengan kasus dugaan korupsi pembangunan DAM parit pada tahun 2018 senilai Rp 9 miliar.

Ketua Alexa Coruption Watch (ACW), Ferry Alexi Dharmawan yang kebetulan berada di lokasi dan ikut memantau penggeledahan itu membenarkan bahwa penggeledahan yang dilakukan rombongan Kejari Karawang di Kantor Distan Karawang merupakan kaitan dengan kasus proyek DAM Parit di Distan Karawang pada 2018 lalu.

“Iya menurut informasi yang saya terima, masih berkaitan dengan kasus proyek pengadaan DAM Parit di Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018,” ungkap FAD kepada AlexaNews.ID, Senin (06/09/2021).

Penggeledahan yang dipimpin langsung Kepala Kejari (Kajari) Karawang, Martha Parulina Berliana didampingi Kasi Pidsus Kejari Karawang, Danni Chaeruddin dan Kasi Intel Kejari Karawang, Tohom Hasiolan. Penggeledahan dilakukan untuk mencari berkas kegiatan DAM parit. Pengeledahan dilakukan mulai pukul 09.30 WIB, pada Senin (06/09/2021).

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketika tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejari Karawang mendatangi sejumlah ruangan hingga meja kerja yang ada di Distan Karawang. Namun dokumen yang dicari seperti dokumen asli pembangunan proyek DAM parit tahun 2018 tersebut, kabarnya hilang karena banjir.

Terpisah, Kajari Karawang, Martha Parulina Berliana mengatakan, penggeledahan yang dilakukan pihaknya masih berkaitan dengan kasus korupsi pembangunan DAM Parit di Dinas Pertanian Karawang. Hal itu dilakukan pihaknya guna melengkapi hasil pemeriksaan penyidik yang masih mencari dokumen asli dan belum didapatkan oleh penyidik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Katanya sih dokumen itu hilang karena banjir. Tapi kita lihat nanti hasil penggeledahannya,” ungkap Martha kepada AlexaNews.ID disela-sela penggeledahan Kejari Karawang di Kantor Distan Karawang.

Martha mengatakan kasus korupsi pembangunan DAM parit sudah memasuki tahap penyidikan dimana penyidik sudah menetapkan satu orang tersangka. Namun untuk melengkapi pemeriksaan pihaknya melakukan penggeledahan mencari dokumen yang diperlukan.

“Pemeriksaan masih berjalan dan kita sudah memeriksa sekitar 160 saksi yang terkait masalah pembangunan DAM parit,” ungkapnya. (Tim Redaksi).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.ID – Terkait dengan kasus korupsi proyek pembangunan Damparit yang dilakukan instansi pemerintahan di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Karawang saat mengelola bantuan Dana...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id РKejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, saat ini tengah mendalami dugaan kasus pemotongan dana bantuan sosial (bansos) tunai atau BST yang terjadi di Desa Pasirtalaga,...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga kini, membuat berbagai kebutuhan menjadi kian menipis bahkan hingga sulit tuk ditemukan. Seperti...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Karawang, Hj. Rohayatie SH, MH., mengaku bakal bertindak secara tegas terhadap pihak manapun dan siapapun yang...

Advertisement