Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Hasil Puslabfor jadi Bukti Baru, Polisi Bakal Tetapkan Tersangka Kasus Keracunan Massal

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Dalam waktu dekat, Sat Reskrim Polres Karawang akan menetapkan tersangka pada kasus keracunan massal di Kampung Boneka Cikampek. Itu dilakukan setelah pihak kepolisian mengetahui penyebabnya berdasarkan dengan hasil sampel dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, yang terdapat bakteri Salmonella pada makanan jenis protein.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya dengan AlexaNews.co.id, Minggu (19/09/2021).

“Sekarang kami sudah melaksanakan gelar perkara. Mungkin dalam waktu dekat ini, kami akan menetapkan tersangkanya,” kata Oliestha saat mengungkapkan kasus keracunan massal yang menewaskan tiga orang dan puluhan warga di antaranya harus dilarikan ke sejumlah Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas terdekat.

Dalam kasus keracunan tersebut, lanjut Oliestha, pihaknya telah menaikan statusnya dari penyelidikan ke dalam tahap penyidikan. “Kasus keracunan sudah naik statusnya jadi sidik (penyidikan, red),” ujarnya.

Lebih jauh Oliestha menjelaskan, pihaknya pun telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi-saksi baru untuk dimintai keterangannya dihadapan penyidik Unit Krimum Sat Reskrim Polres Karawang.

“Saat ini untuk saksi masih terus bertambah. Bahkan hasil sampel dari Puslabfor dan Labkesda juga, akan kami jadikan sebagai bukti baru. Terlebih hingga saat ini, saksi sudah bertambah menjadi 16 orang,” ungkapnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski dalam kasus keracunan itu tidak ditemukan adanya indikasi unsur kesengajaan untuk meracuni atau sebagai macamnya, Oliestha memastikan bahwa hal itu tidak ada dan bukan menjadi penyebab dalam kasus keracunan massal di Kampung Boneka Cikampek.

“Jadi indikasi ada yang sabotase dan lain-lain sebagainya, itu tidak ada. Namun penyebab mereka keracunan, diduga kuat dari bakteri Salmonella yang di mana bakteri itu biasa ada di protein makanan,” ungkap Oliestha.

Kendati pihaknya tidak merinci makanan seperti apa saja yang mengandung bakteri Salmonella yang disantap oleh para korban. Namun diakuinya, polisi cukup kesulitan mencari sisa makanan nasi berkat dan sama sekali tidak menemukan sisa makanan di tempat kejadian perkara (TKP) untuk dilakukan pengambilan sampel yang dikirimkan ke Puslabfor.

Hal itu dipastikan pihaknya setelah mendapat hasil sampel dari Puslabfor yang menyatakan, bahwa tidak terdapat kandungan racun maupun zat kimia berdasarkan sampel yang ada di tubuh pasien berupa darah, air kencing, serta muntahan.

“Intinya makanan yang mengandung protein. Jadi kita belum tahu, apakah memang bahannya yang basi, atau setelah proses pemasakan makanan itu lalu disimpannya kurang higenis atau sebagainya,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 87 warga di Kampung Boneka Cikampek menjadi korban keracunan makanan. Dalam peristiwa itu juga, tiga orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diduga, korban mengalami keracunan usai mengkonsumsi sajian nasi berkat atau “Besek” dalam pengajian rutin ibu-ibu saat memperingati Muharraman di Majelis Taklim Nurul Huda, Dusun Kampung Baru Timur, RT 02, RW 08, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Karawang, pada Kamis (02/09/2021) siang lalu. (Gusti Djunot).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

Jakarta, AlexaNews.co.id – Kabag Penum Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan meminta kepada masyarakat untuk tidak ragu dan tidak takut melaporkan adanya pinjaman online (pinjol)...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – SP alias Acong, seorang ayah asal warga Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ini terpaksa digelandang ke Mapolres Karawang. Penyebabnya, Acong...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Akibat membuat dan menjual sertifikat vaksin palsu tanpa harus melalui vaksinasi Covid-19 atau disuntik vaksin, seorang pemuda berinisial WA (21) ditangkap Sat...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Pasca pelaporan sejumlah wartawan di Kabupaten Karawang ke pihak kepolisian terkait dengan dugaan pelecehan dan penghinaan terhadap profesi wartawan yang dilakukan...

Advertisement