Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Kasus Korupsi Dana BOS Rp 8 M di Karawang Divonis Bebas, Eigen: Bukan Tindak Pidana

Eigen Justisi, S.T, S.H, M.H., Penasehat Hukum Lili Suhenda terdakwa kasus korupsi pengelolaan dana BOS hingga Rp 8 miliar.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Lili Suhenda, M.Pd Bin M. Saleh, seorang mantan Kepala Sekolah (Kepsek) di SMKN 2 Karawang yang sempat ditetapkan menjadi terdakwa kasus korupsi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai Rp 8 miliar pada pertengahan 2021 kemarin, akhirnya divonis bebas usai upaya bandingnya dikabulkan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (16/11/2021) kemarin

Dalam putusan yang tertuang di dalam Putusan Banding Nomor: 25/PID.TPK/2021/PT BDG, Majelis Hakim PT Bandung melepaskan terdakwa dari segala Tuntutan Hukum Penuntut Umum (Ontslag van alle rechtsvervolging), memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya.

“Menyatakan terdakwa terbukti melakukan sebagaimana tersebut dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), akan tetapi perbuatan tersebut bukanlah tindak pidana,” tulis isi bunyi putusan perkara terhadap upaya banding yang dilakukan terdakwa Lili Suhenda sebagaimana dilihat AlexaNews.co.id di laman resmi mahkamahagung.go.id, Minggu (21/11/2021).

Sementara itu, dalam sambungan telepon selularnya, Eigen Justisi, S.T, S.H, M.H., selaku Penasehat Hukum dari Lili Suhenda ini mengatakan, bahwa pihaknya mengajukan banding dan upayanya dikabulkan oleh PT Bandung dengan dinyatakan diputus bebas dalam perkaranya.

“Dalam putusan tersebut, client kami (Lili Suhenda, red) sebelumnya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penyelewengan sesuai apa yang didakwakan oleh JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang pada 14 Juli 2021. Atas putusan di tingkat pertama itu lah akhirnya diputuskan banding ke PT Bandung,” kata Eigen.

Disampaikan pihaknya, adapun kasus yang menimpa Lili Suhenda merupakan permasalahan faktual maladministrasi. Bahkan saat sidang tersebut, pihaknya juga menghadirkan saksi dari asosiasi kepala sekolah di Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Memang problem yang terjadi soal dana BOS, Dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (DBPMU) dan Dana Peningkatan Manajemen Mutu Sekolah (DPMMS), selalu bermasalah. Mulai dari administrasi hingga adanya kekeliruan yang dilakukan kepsek. Namun bukan berarti itu sebagai tindak pidana,” paparnya.

“Karena seperti kasus ini, client kami mengakui tidak pernah memakai sepeserpun uang BOS, dan karena ada maladministrasi dalam pelaksanaannya juga ia terjerat hingga kami melakukan banding. Alhamdulillah, sudah diputus oleh Majelis Hakim PT Bandung, dan putusannya lepas atau Onslag van recht vervolging,” ungkap Eigen menjelaskan.

Terdakwa kasus korupsi pengelolaan dana BOS Rp 8 Miliar, Lili Suhenda saat masih mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Negeri Karawang beberapa waktu lalu.

Dari permasalahan ini, pihaknya juga meminta adanya perbaikan sistem pendidikan berkaitan dengan penggunaan dana BOS dan lainnya, sehingga tidak menjadi beban bagi para kepsek.

“Regulasi hukumnya belum jelas untuk kewenangan penggunaan dana BOS. Kemudian, membebani para kepsek dalam mengelolanya hingga akhirnya terjadi kejadian seperti ini,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, terkait dikabulkannya upaya banding terdakwa Lili Suhenda di PT Bandung, Kepala Kejari (Kajari) Karawang Martha Parulina Berliana mengaku belum mendapat pemberitahuan secara resmi berkaitan dengan putusan perkara tersebut.

“Kami belum mendapat pemberitahuan berkaitan dengan perkara tersebut,” aku Kajari Martha dalam membalas pesan singkatnya, pada Selasa (16/11/2021) malam.

Sekadar diketahui, kasus yang menjerat mantan Kepsek SMKN 2 Karawang ini sudah bergulir sejak Juli 2020 lalu. Ia didakwa telah merugikan keuangan negara dalam kasus korupsi pengelolaan dana BOS serta dana Peningkatan Manajemen dan Mutu Sekolah (PMMS) tahun 2016 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski putusan Pengadilan Tipikor Bandung tertuang dalam Nomor: 65/Pid.SusTPK/2021/PN.Bdg, tanggal 14 Juli 2021 menyatakan bahwa terdakwa Lili Suhenda terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai apa yang didakwakan oleh JPU Kejari Karawang, secara otomatis putusan tersebut dibatalkan. (Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Viralnya perkara Valencya alias Nengsy Lim yang dituntut 1 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Karawang gegara mengomeli suaminya yang mabuk, menjadi...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id –  Upaya banding yang dilakukan mantan Kepala SMKN 2 Karawang, Lili Suhenda, M.Pd bin M. Saleh, dikabulkan Pengadilan Tinggi Bandung, Jawa Barat....

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan eksaminasi khusus atas perkara seorang istri di Kabupaten Karawang, dituntut 1 tahun kurangan penjara lantaran memarahi suaminya...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.ID – Terkait dengan kasus korupsi proyek pembangunan Damparit yang dilakukan instansi pemerintahan di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Karawang saat mengelola bantuan Dana...

Advertisement