Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Lewat Program “Lapor Pak Kapolres”, Polisi Tangkap Pelaku Pemalsuan Sertifikat Vaksin

Kasat Reskrim Polres Karawang bersama Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Karawang, IPDA Christoper saat menunjukkan sejumlah barang bukti dari hasil pengungkapan kasus pemalsuan sertifikat vaksin. Foto: Boy Lingga.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Akibat membuat dan menjual sertifikat vaksin palsu tanpa harus melalui vaksinasi Covid-19 atau disuntik vaksin, seorang pemuda berinisial WA (21) ditangkap Sat Reskrim Polres Karawang. Pelaku pemalsuan sertifikat vaksin yang masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Karawang, merupakan warga asal Perum Bintang Alam, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, pengungkapan kasus pemalsuan sertifikat vaksin ini berawal dari adanya informasi yang disampaikan masyarakat melalui program “Lapor Pak Kapolres”.

“Melalui nomor WhatsApp yang tercantum dalam program ‘Lapor Pak Kapolres’ ini, masyarakat menginformasikan kepada pak Kapolres bahwa ada orang yang dapat membuat sertifikat vaksin tanpa harus disuntik vaksinasi Covid-19,” kata Oliestha saat menggelar konferensi pers kepada awak media di halaman Mapolres Karawang, Rabu (29/09/2021) sore.

Berdasarkan informasi tersebut, kata Oliestha, pihaknya di jajaran Sat Reskrim Polres Karawang langsung sigap untuk melakukan penyelidikan kasus itu hingga berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial WA (21) di daerah Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

“Pelaku menawarkan sertifikat vaksin palsunya itu melalui status WhatsApp. Dalam statusnya, pelaku menawarkan jasa terselubungnya dengan bertuliskan ‘Yg mao surat+sertifikat vaksin tanpa disuntik, pc aja yaa’. Kemudian pelaku juga kembali menuliskan statusnya yaitu ‘Yang mau didaftarin vaksin tapi gamau disuntik vaksin, bisa bayar 100rb yaa, kirim aja KTPnya ) nanti surat vaksinnya gua bawain’.,” jelasnya.

Lebih jauh Oliestha menerangkan, pelaku WA (21) ini kembali memperbaharui statusnya dengan berisikan ajakan untuk pembuatan sertifikat vaksin kepada WA (21). “Hayu yg mau nembak sertifikat+surat vaksin.. BUTUH KTP ajaaa,” kata Oliestha saat membacakan unggahan status milik pelaku.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di lihat dari postingan video yang diunggah oleh pelaku dalam status WhatsApp-nya, lanjut Oliestha, diketahui keberadaann pelaku ada di Kantor Desa Klari, Kecamatan Klari. Saat itu, pelaku sedang bertugas sebagai penginput data sertifikat vaksin sinovac.

“Diketahui pelaku ini merupakan seorang petugas yang melakukan penginputan data-data sertifikat vaksin sinovac bagi warga di Desa Klari, Kecamatan Klari. Dia (pelaku, red) posting status serupa di WhatsApp-nya sebanyak tiga kali,” ungkapnya.

Pelaku yang digelandang ke Mapolres Karawang itu, kata Oliestha, langsung dimintai keterangannya dan mengakui perbuatannya dihadapan penyidik Sat Reskrim Polres Karawang. “Dalam pengakuannya, pelaku telah berhasil menjual sertifikat vaksin palsunya kepada dua orang dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu,” ujarnya.

Selain itu, tambah dia, pelaku yang bisa mengakses aplikasi “Peduli Lindungi” hingga dengan mudahnya mendapatkan username dan password vaksin, dikarenakan sebelumnya pelaku WA ini sempat melaksanakan KKN di Desa Klari sebagai petugas penginput data sertifikat vaksinasi Covid-19.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 35 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman pidananya kurungan penjara selama 12 tahun, dan denda sebanyak Rp 12 miliar,” pungkasnya. (Boy/Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Usai dilakukannya penangkapan terhadap EK alias Atut (27) seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu yang diringkus lima hari kemarin, Satuan Reserse Narkoba...

Berita

Jakarta, AlexaNews.co.id – Kabag Penum Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan meminta kepada masyarakat untuk tidak ragu dan tidak takut melaporkan adanya pinjaman online (pinjol)...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – EK alias Atut (27), seorang pemuda asal warga Kampung Cengkong, Desa Suka Sari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang ini dicurigai oleh masyarakat...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Demi menunjukan eksistensi kepolisian dalam menjaga kondusifitas keamanan lingkungan di Kabupaten Karawang, jajaran Polres Karawang kembali membuat terobosan inovasi dengan mengirimkan “Surat...

Advertisement