Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Mobil Dinas baru untuk Bupati dan Wabup Karawang Hampir Rp 2 Miliar?

Tampak dari depan kendaraan dinas baru merek Mazda type CX-9 AWD dengan nopol T-1-F yang digunakan Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana dan harganya ditaksir mencapai Rp 998.800.000,. Foto: Gusti Sevta Gumilar.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Di tengah pandemi Covid-19 yang berkepanjangan hingga berdampak terhadap kesulitan pada perekonomian masyarakat, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang justru membeli dua kendaraan mobil dinas baru dengan taksiran harga yang mencapai Rp 1,9 miliar. Adapun ke dua mobil dinas berwarna hitam tersebut, kini digunakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Karawang.

Diketahui, ke dua mobil dinas yang baru itu bermerek Mazda dengan type CX-9 AWD. Harganya pun terbilang fantastis dikarenakan kendaraan roda empat (R4) dengan kapasitas 2.500 CC tersebut, merupakan keluaran teranyar, yakni keluaran tahun 2021.

Seperti dilansir dari website Rajamobil.com, untuk satu unit kendaraan dengan merek Mazda type CX-9 AWD saja ditaksir mencapai Rp 998.800.000,. Secara otomatis, Pemkab Karawang telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 1.997.600.000, untuk pengadaan dua kendaraan mobil dinas baru.

Karena itu, dengan adanya anggaran pengadaan dua unit kenndaraan dinas baru yang hampir mencapai Rp 2 miliar  itu, seorang Aktivis Karawang, Ace Sudiar menilai bahwa pengadaan tersebut telah melukai perasaan masyarakat Kabupaten Karawang.

Sebab menurutnya, anggaran pengadaan kendaraan mobil dinas baru oleh Pemkab Karawang itu akan lebih arif dan bijak ketika pandemi berakhir.

Tampak dari belakang, kendaraan dinas baru berwarna hitam yang kini digunakan Bupati Karawang. Foto: Gusti Sevta Gumilar.

“Ya otomatis mencederai masyarakat Karawang karena sekarang masih banyak yang harus diprioritaskan untuk masyarakat. Sedangkan mobil dinas yang lama, saya rasa masih layak untuk digunakan, dan sebaiknya menggunakan itu saja dulu lah,” ungkap Ace Sudiar dalam keterangan resminya kepada awak media, Sabtu (18/09/2021)..

Lanjut dia menuturkan, bahwasannya masih banyak hal yang harus dipikirkan untuk masyarakat di Kabupaten Karawang. Pihaknya juga mengaku tidak keberatan jika harus menganggarkan kendaraan mobil dinas baru itu, terlebih untuk dua pejabat tinggi setingkat Bupati dan Wakil Bupati Karawang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Akan tetapi perlu diingat juga, sambung Ace, dimasa pandemi Covid-19 saat ini, hal itu justru terkesan bahwa kebijakan yang terjadi di dalam pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, kebijakan anggarannya tidak pro rakyat.

“Sangat menyakiti perasaan masyarakat, mendingan anggaran itu dialihkan untuk membantu masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, terutama dari anggaran APBD Karawang,” sesalnya.

Hingga kabar ini ramai diberitakan berbagai media online di Karawang, belum ada keterangan resmi dari pejabat maupun kedinasan terkait dengan pengadaan dua kendaraan mobil dinas yang baru itu. (Gusti Djunot).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement