Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Satgas BLBI Sita Aset Tommy Soeharto, Ratusan Personil TNI-Polri Diterjunkan ke Cikampek Pagi Ini

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Guna mengembalikan hak negara, tim Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dikabarkan akan melakukan penyitaan aset kepemilikan salah satu putra mahkota Keluarga Cendana di PT. Timor Putra Nasional (TPN) yang berlokasi di Kawasan Autocar Timor Mandala Putra, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Rencana Satgas BLBI yang akan menyita aset milik putra bungsu dari mantan Presiden Soeharto, yaitu Hutomo Mandala Putra atau lebih dikenal Tommy Soeharto, dikabarkan bakal berlangsung pada Jumat (5/11/2021) pagi ini.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono melalui Kasubbag Humas Polres Karawang, IPDA Budi Santoso yang dikonfirmasi redaksi AlexaNews.co.id tentang apakah jajaran pihak Polres Karawang telah mengetahui kabar rencana penyitaan aset yang dilakukan Satgas BLBI di Kawasan Autocar Timor Mandala Putra Cikampek, dan kemudian akan menerjunkan personil Polres Karawang serta jajaran Polsek Cikampek untuk melaksanakan kegiatan pengamanan (Giat PAM) selama berlangsungnya proses penyitaan aset tersebut?.

Dengan singkat Budi menjawab bahwa pihaknya telah mendapat informasi kaitan hal tersebut, terlebih jajaran Polres Karawang bersama jajaran Polsek Cikampek yang dilibatkan untuk melaksanakan pengamanan disekitar lokasi penyitaan aset yang dilakukan Satgas BLBI.

“Iya betul, informasi yang kami terima seperti demikian. Ada ratusan personil gabungan dari TNI-Polri sudah disiapkan dan akan diterjunkan ke Cikampek pagi ini dalam melaksanakan Giat PAM penyitaan aset oleh Satgas BLBI,” singkat Budi mengungkapkan kabar rencana tersebut dalam sambungan telepon selularnya, Jumat (5/11/2021) dinihari.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diterjunkannya sejumlah personil kepolisian, kata Budi, guna mengantisipasi atau mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada saat berlangsungnya proses penyitaan aset di Kawasan Autocar Timor Mandala Putra Cikampek.

“Kapasitas kami sebagai pihak kepolisian dalam Giat PAM nanti, untuk menjaga kekondusifitasan di area lokasi agar terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan damai,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun meja redaksi dari Satgas BLBI, diketahui bahwa PT. TPN masih berutang kepada negara sebesar Rp 2,374 triliun. Utang tersebut bermula saat PT. TPN mendapat fasilitas pinjaman dari Bank Bumi Daya, yang kini telah berganti nama menjadi Bank Mandiri.

Saat itu, jaminan kredit yang digunakan adalah dana rekening giro dan rekening deposito. Namun kedua jaminan tersebut tidak bisa dialihkan karena pada beberapa waktu yang lalu, masih dalam status sita oleh kantor pajak.

Guna penyelesaian hak tagih negara oleh obligor PT. TPN, Satgas BLBI pun mengambil langkahnya yang di mana akan menyita aset jaminan kurang-lebih senilai Rp 600 milir yang berupa tanah seluas 124 hektare dan berlokasi di Kawasan Autocar Timor Mandala Putra Cikampek.

Informasi yang dihimpun, sebelum penyitaan aset ini terjadi, Satgas BLBI telah memanggil Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dan Direktur Utama PT. TPN, Ronny Hendrarto Ronowicaksono. (Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement