Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Selesai Diparipurnakan, Perda Miras Tunggu Persetujuan Bupati Karawang

Sekretaris Komisi II DPRD Karawang, Dedi Rustandi atau akrab disapa Derus Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Perda Pengawasan, Pengendalian dan Peredaran Miras. Foto: Ist.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Peraturan Daerah (Perda) Pengendalian, Pengawasan, dan Pembatasan Peredaran Minuman Beralkohol, akan diterbitkan di Kabupaten Karawang. Hal tersebut diungkapkan Dedi Rustandi selaku Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Perda Pengawasan, Pengendalian dan Peredaran Miras.

Menurut Derus (sapaan akrabnya), aturan soal miras sudah selesai disepakati dan diparipurnakan, namun belum ditanda-tangani oleh Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana.

“Tinggal disetujui oleh eksekutif (Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana) dan penomoran saja, kalau bahasannya sudah diparipurnakan pekan kemarin,” kata Derus yang juga Sekretaris Komisi II DPRD Karawang kepada AlexaNews.co.id, Selasa (19/10/2021).

Lanjutnya, adanya Perda soal Miras ini merupakan inisiasi dari legislatif melihat maraknya peredaran miras di masyarakat. “Ini sudah dibahas dan menjadi inisiasi dari kami, karena peredaran miras ini sudah sangat meresahkan di masyarakat,” katanya.

Selama ini diakuinya, pemberantasan penjualan miras sering dilakukan oleh pihak terkait. Namun karena terkendala aturan, peredaran miras masih marak terjadi.

“Jadi nantinya Perda ini akan melegitimasi para aparat untuk menertibkan peredaran miras, dan bisa masuk ranah pidana nantinya,” terangnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu, dari lampiran Perda yang didapatkan AlexaNews.co.id di BAB II, minuman beralkohol akan diatur klasifikasinya di Pasal 2, antara lain, minuman beralkohol golongan A yang memiliki kadar etanol (C2H5OH) sampai dengan 5 persen, kemudian golongan B dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 5 persen sampai dengan 20 persen, dan golongan C dengan kadar etanol (C2H5OH) lebih dari 20 persen sampai dengan 55 persen.

“Selanjutnya, soal pengaturan pengendalian dan pembatasan diatur di BAB V, di bagian pertama terkait penjualan, di Pasal 5 sistem penjualan minuman beralkohol golongan B, dan golongan C adalah penjualan langsung untuk di minum di tempat,” jelasnya.

Kemudian, tambah Derus, dalam Pasal 6 tentang Sistem penjualan Minuman Beralkohol golongan A, golongan B, dan golongan C yang dilakukan dengan cara penjualan langsung untuk di minum, (sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5) dilakukan oleh penjual langsung dari sub distributor yang memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB).

“Dan untuk minum di tempat tertentu, itu diperbolehkan dan hanya di hotel bintang 3 serta hotel bintang 5, hanya dilainkan melakukan penjualan pada siang hari dari jam 13.00 WIB sampai dengan jam 15.00 WIB. Dan pada malam hari, dari jam 20.00 WIB sampai dengan jam 23.00 WIB,” pungkasnya. (Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Dengan digelarnya Konferensi Wilayah (Konferwil) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karawang di salah satu hotel ternama yang terletak di Jalan Interchange...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Guna menyikapi persoalan viralnya kasus penghinaan atau ujaran sarkas yang ditujukan kepada Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana di sosial media...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Sebanyak 195 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang yang terdiri dari pejabat Eselon II, III dan IV,...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono memastikan, bahwa pihaknya tetap akan melakukan proses hukum terhadap enam pelajar yang terlibat aksi tawuran dengan...

Advertisement