Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Sepanjang Tahun 2021, Kejaksaan Karawang Klaim Selamatkan Uang Negara Hingga Rp 14,6M?

Ilustrasi uang negara belasan miliar rupiah. Foto: Ist.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karawang, mengklaim telah berhasil melakukan penyelamatan dan pemulihan uang negara sebesar Rp 14,6 miliar. Klaim pengembalian uang negara itu didapatkan Kejari Karawang dari surat kuasa khusus (SKK) litigasi dan non litigasi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang, Martha Parulina Berliana mengatakan, penyelamatan uang negara dari satu SKK litigasi atau jalur pengadilan, dan pemulihan uang negara dari 120 SKK non litigasi atau di luar jalur pengadilan.

“Sepanjang tahun 2021 sampai November ini, kami berhasil menyelamatkan serta memulihkan keuangan negara dari sejumlah kasus bantuan hukum litigasi dan non litigasi di wilayah hukum Kabupaten Karawang. Totalnya sejumlah Rp 14,6 miliar, keuangan negara yang diselamatkan dan dipulihkan kami,” kata Kajari Martha seperti dikutip AlexaNews.co.id dari Bekasi.TribunNews.com, pada Senin (22/11/2021).

Martha menegaskan, pihaknya berkomitmen mengoptimalkan layanan guna menyelamatkan uang negara. Penyelamatan itu dari tindak pidana yang merugikan keuangan melalui sejumlah skema tugas pokok dan fungsi, atau tupoksi kejaksaan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang, Martha Paulina Berliana.

“Ada lima tupoksi yaitu memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, tindakan hukum lainnya, serta penegakan hukum,” beber dia.

Sementara Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Karawang, Rismanto menjelaskan untuk penyelamatan uang negara itu dari sidang perdata mewakili Bupati Karawang atas gugatan SDN 1 Lemahabang oleh ahli waris.

“Kami berhasil memenangkan sidang perdata itu, dan berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 6 miliar lebih. Sementara pemulihan uang negara dari 120 SKK non litigasi, berjumlah sekira Rp 8,5 miliar,” terang dia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Adapun rinciannya, kata Rismanto, di antaranya dari penagihan iuran wajib Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar Rp 474 juta, BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 1,3 miliar lebih hingga penagihan PPB Bapenda sebesar Rp 6,5 miliar lebih.

Kemudian, lanjut dia, total tunggakkan uang dari tindakan korupsi sebesar Rp 11,5 miliar, sudah kembalikan dengan lunas oleh Sarjum sebesar Rp 46,7 juta, dan Dullah Abdullah sebesar Rp 677.730 belum lunas.

“Kami berhasil selamatkan uang negara sebesar Rp 100 juta dari PT. Celebes Natural Propertindo atau pengelola Pasar Tradisional Cikampek I dari SKK non litigasi Bupati Karawang,” terangnya.

Kejari Karawang pada tahun ini, tambah dia, juga telah memberikan pendampingan hukum kepada sejumlah instansi pemerintah maupun BUMN. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan tindakan yang dapat berpotensi menimbulkan kerugian negara lainnya.

“Hingga tahun ini, ada 42 instansi yang melakukan perjanjian MoU (nota kesepahaman) dengan kejaksaan. Melalui kerjasama ini kami berharap, mitra kerja kami bisa bekerja lebih optimal dan tugas kami memberikan pendampingan kepada mereka agar tidak salah melangkah,” tandasnya. (TribunNews/Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Viralnya perkara Valencya alias Nengsy Lim yang dituntut 1 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Karawang gegara mengomeli suaminya yang mabuk, menjadi...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Usai adanya pernyataan resmi Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karawang dan Asisten Pidana Umum...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id –  Upaya banding yang dilakukan mantan Kepala SMKN 2 Karawang, Lili Suhenda, M.Pd bin M. Saleh, dikabulkan Pengadilan Tinggi Bandung, Jawa Barat....

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil alih kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis yang dilakukan terdakwa Valencya (45) terhadap suaminya yang mabuk,...

Advertisement