Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Sesalkan Peristiwa Bocah Tenggelam, Izin Taman Hud-Hud bakal Dievaluasi DPRD Karawang

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Budianto bakal mengevaluasi izin operasional kolam renang Taman Hud-Hud yang berlokasi di Kompleks Ponpes Al-Baghdadi, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Pasca peristiwa tewasnya seorang bocah 5 tahun di kolam renang Taman Hud-Hud Rengasdengklok belum lama ini, disesalkan Komisi I DPRD Kabupaten Karawang. Akibatnya, perwakilan rakyat di kursi legislatif tersebut pun berjanji akan mengevaluasi perizinan operasional pada kolam renang maut yang telah menelan korban jiwa.

Diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Karawang, Budianto mengatakan, usai terjadinya peristiwa bocah asal warga Kabupaten Bekasi yang meninggal di objek wisata kolam air ini merupakan salah satu kelemahan pengelolaan pariwisata di Karawang, khususnya pariwisata kolam renang swasta yang sifatnya komersil.

“Saya sangat menyayangkan beberapa pihak yang diduga akibat kelalaian atas peristiwa ini. Seharusnya setiap pengelola wisata kolam renang lebih mengedepankan keselamatan dan keamanan bagi para pengunjungnya,” ungkap Budianto kepada AlexaNews.co.id, Senin (8/11/2021).

Diakui dia, sudah beberapa kali Komisi I menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPMPTSP, Disparbud, serta beberapa OPD lain di Kabupaten Karawang yang kaitannya dengan perizinan dan pengelolaan pariwisata. Namun rapat evaluasi itu seakan tak membuahkan hasil, setelah melihat fakta di lapangan kembali terjadinya wisata kolam renang yang memakan korban jiwa.

“Peristiwa (bocah meninggal tenggelam di kolam renang Taman Hud-Hud) ini, memang sudah takdir Tuhan YME. Tapi sudah seharusnya ada evaluasi pengelolaan wisata kolam renang sebagai bentuk ikhtiar kita agar ke depannya, kejadian serupa tidak terulang lagi,”ucap Ketua Fraksi Demokrat ini.

Atas peristiwa ini, Budi menegaskan jika Komisi I akan kembali melakukan evaluasi perizinan dan pengelolaan pariwisata, khususnya wisata kolam renang melalui rapat komisi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita akan bahas kembali evaluasi ini dirapat komisi. Beberapa pihak akan kita undang kembali. Bila perlu akan kita sidak beberapa wisata kolam renang yang pernah memakan korban jiwa,” tegas Budi.

“Saya juga menghimbau kepada pengusaha kolam renang yang lain agar lebih hati-hati lagi dalam setiap pengawasan pengunjung. Jangan sampai karena faktor kelalaian, kemudian timbul lagi korban jiwa,” pungkasnya. (Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Usai peristiwa tewasnya pengunjung wisata air yang diduga kuat karena faktor kelalaian orang tua korban dan pihak pengelola objek wisata kolam...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok, telah memeriksa sejumlah saksi pada peristiwa tewasnya seorang bocah 5 tahun yang ditemukan tenggelam di dalam kolam...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Terkait kasus kematian GP, seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun asal warga Kabupaten Bekasi yang ditemukan tewas tenggelam di kolam renang...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kabar seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun dengan inisial GP asal warga Kabupaten Bekasi, ditemukan tewas di kolam renang Taman Hud-Hud...

Advertisement