Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Situs BSSN Diretas! Rapuhnya Sistem Lembaga Keamanan Digital Pemerintah Indonesia

Situs BSSN diretas dan disebut sebagai bentuk pembalasan atas peretasan yang dilakukan Indonesia terhadap situs orang Brazil. (Doc: AlexaNews2021).

JAKARTA, AlexaNews.co.id – Situs resmi milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), menjadi korban peretasan dengan metode Deface sejak Rabu (20/10/2021) pekan kemarin. Peretasan pada lembaga keamanan siber negara selama hampir sepekan ini, disebut menggunakan metode Deface yang mengubah tampilan muka dari salah satu sub domain laman website www.pusmanas.bssn.go.id, yang merupakan Pusat Malware Nasional.

Tampilan situs milik lembaga negara ini diganti dengan gambar bertuliskan Hacked by theMx0nday. Lalu dibagian bawah tulisan itu, muncul logo BSSN disertai tulisan: “NSA da Indonesia pwnetada fds KKKKKKKKKKKK,” seperti tertulis dalam situs tersebut.

Berdasarkan cuitan tersebut, peretas yang menggunakan nama alias ‘theMx0nday’ sebagai identitasnya ini menyebut bahwa langkah peretasan yang dia lakukan, adalah bentuk pembalasan atas apa yang dilakukan oleh peretas Indonesia pasca meretas situs milik orang Brazil.

“Sonix sempat disini. Deface ini dilakukan untuk merespons peretasan dari Indonesia terhadap situs Brazil. Lihat betapa mudah mengacaukan negara anda yang kacau,” tulis si peretas lagi.

Selain itu, peretasan ini juga diumumkan lewat akun @son1x777 di Twitter. Pada cuitannya, akun tersebut menuliskan “NSA da indonesia pwnetada fds KKKKKKKKKKKK,” serupa dengan tulisan yang tertera di situs BSSN.

Dari pantauan AlexaNews.co.id hingga pukul 20.30 WIB, pada Senin (25/10/2021) malam, situs BSSN masih tidak dapat diakses. Bahkan dalam tampilan layar utama, situs tersebut sudah menunjukkan tampilan yang telah mendapat Deface dari peretas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu, Badan Siber Sandi Negara atau BSSN, mengakui bahwa situs resminya https://pusmanas.bssn.go.id/, telah diretas. “Iya benar (diretas), pada tanggal 21 Oktober yang lalu,” kata Jubir BSSN Anton Setyawan, seperti dikutip dari Detikcom, Senin 25 Oktober 2021.

Saat ini, persoalan tersebut sudah ditangani tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dari BSSN agar situs dapat segera pulih. Diakui Anton, bahwa ada indikasi pelaku peretasan berasal dari Brazil, namun masih akan ditelusuri lebih lanjut kepastiannya.

“Saat ini penanganan situs tersebut telah dilakukan oleh Tim CSIRT BSSN, dikarenakan situs tersebut berisi data-data mengenai repositori malware,” ujar Anton.

Diketahui belum lama ini, hal serupa juga terjadi pada situs KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Situs resmi tersebut pun menjadi korban peretasan yang menyebabkan bocornya sejumlah data pengguna.

Di sisi lain, peretasan terhadap situs resmi lembaga negara (BSSN dan KPAI) ini, dinilai sebagai pukulan telak bagi negara karena dianggap telah menunjukkan betapa rapuhnya sistem keamanan digital Pemerintah Indonesia. Terlebih, dengan diretasnya situs BSSN ini masyarakat tentu akan meragukan kinerja pemerintah dalam menjamin keamanan siber nasional. (Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement