Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Soal Penetapan Tersangka Pengeroyokan Anggota LSM GMBI, Ini Pengakuan Aliansi Ormas se-Karawang!

Sejumlah ketua umum Ormas/LSM yang tergabung dalam Aliansi Ormas se-Karawang saat menggelar konferensi pers di kantor LBH Cakra Indonesia, Jumat (26/11/2021) petang. Foto: Djunot.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Usai kepolisian resort (Polres) menetapkan 5 tersangka dalam kasus pengeroyokan hingga menimbulkan korban jiwa terhadap salah seorang anggota LSM GMBI Distrik Rembang, Aliansi Ormas Karawang mengaku akan memberikan pendampingan hukum terhadap para tersangka pengeroyokan. Hal tersebut diungkapkan Ketua Aliansi Ormas se-Karawang, H. ME. Suparno atau yang akrab disapa Uwa Parno dalam pernyataan resminya.

Ia menyampaikan, yang pertama pihaknya memohon ma’af yang sebesar-besarnya dari hati yang paling dalam, khusunya kepada Muspida Karawang yang dalam hal ini Bupati, Dandim dan Kapolres Karawang, serta umumnya kepada seluruh warga masyarakat Karawang yang terganggu secara fisik dan psikis atas kejadian kemarin.

“Aliansi Ormas se-Karawang juga, turut berduka cita yang mendalam untuk seluruh keluarga korban dari berbagai pihak,” ungkap H. ME. Suparno kepada sejumlah awak media, saat menggelar konferensi pers di kantor LBH Cakra Indonesia, Jumat (26/11/2021) petang.

Disampaikan dia, Aliansi LSM/Ormas se-Karawang juga mempercayakan kasus tersebut dapat diproses hukum yang seadil-adilnya dan menyeluruh berdasarkan data fakta kejadian dari awal hingga akhir. Karena menurutnya, dalam hal ini pihaknya tetap berkomitmen hukum adalah sebagai panglima di di Rebuplik Indonesia, khususnya di Kabupaten Karawang.

“Kegiatan tanggal 24 Nopember 2021 adalah bentuk solidaritas antar anggota aliansi LSM/Ormas Kabupaten Karawang dan antisipasi terhadap anasir-anasir kedatangan rombongan Ormas luar Karawang dalam jumlah besar yang memasuki Karawang, dengan misi dan tujuan yang tidak jelas,” katanya.

Bergandengan tangan, para ketua Ormas/LSM yang tergabung dalam Aliansi Ormas se-Karawang mendokumentasikan diri sebagai simbol bakal melakukan pendampingan hukum kepada para anggotanya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan. Foto: Djunot.

Ditegaskannya, sejak awal Aliansi Ormas Karawang sudah berkomitmen dengan penegak hukum untuk tidak melakukan penghadangan terhadap massa Forum LSM yang notabene didominasi massa GMBI. Oleh karenanya, saat kejadian pun, dominasi massa Aliansi Ormas Karawang masih berada di lingkungan Masjid Al-Jihad (Islamic Center).

“Sedikit pun tidak ada pesan dari kami sebagai pimpinan LSM/Ormas yang tergabung dalam Aliansi LSM/Ormas di Kabupaten Karawang untuk menyerang Forum LSM yang sedang memaksa dan menekan perusahaan di kawasan industri. Justru kami berkali-kali menegaskan kepada seluruh anggota untuk tidak terprovokasi oleh pihak lain,” timpal H. ME. Suparno.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun demikian, sambung Suparno, peristiwa yang di luar kendali, sehingga menyebabkan 5 anggota Aliansi Ormas Karawang ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan, pihaknya akan melakukan pendampingan hukum full kepada para tersangka.

“Aliansi LSM/Ormas akan melakukan pendampingan terhadap semua anggota kami yang sedang berperkara hukum sebagai ekses kegiatan tanggal 24 Nopember 2021. Dan kami Aliansi LSM/Ormas Karawang akan membuat laporan kepada penegak hukum dalam hal provokasi dan yang membawa senjata api di PT. Ichie Industries, yaitu Ketua Umum DPP LSM GMBI,” tandas Suparno, yang masih merupakan Ketua Umum DPP Laskar NKRI. (Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

Bekasi, alexanews.co.id – Pengurus Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) Cinta Damai sektor Kecamatan Karangbahagia  Kabupaten Bekasi resmi dilantik. Pelantikan tersebut digelar di Kampung...

Advertisement