Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Tanpa Izin Edar, BPOM sita Ribuan Obat Tradisional di Pasar Cikampek

Dari empat gudang di Pasar Tradisional Cikampek, petugas BPOM Bandung saat mengamankan barang bukti pengungkapan ribuan obat tradisional tanpa izin edar, Selasa (31/08/2021). Foto: Gusti Djunot.

KARAWANG, AlexaNews.ID – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, berhasil mengungkap empat gudang yang diduga telah menjadi tempat penyimpanan untuk obat-obatan tradisional. Hasilnya, BPOM Bandung menemukan ribuan obat tradisional berbagai merk tanpa izin edar dari dalam empat gudang yang berlokasi di sekitaran Pasar Tradisional Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (31/08/2021), sekira pukul 18.30WIB.

“Kita hari ini melakukan penghentian peredaran ribuan obat tradisional tanpa izin edar dari empat gudang yang diduga akan segera diedarkan ke seluruh Jawa Barat. Obat tradisional yang ditemukan petugas di lokasi, beberapa di antaranya sudah masuk kategori Badan POM yang mengandung bahan kimia obat dan berbahaya bagi kesehatan,” kata Kepala BPOM Bandung, Susan Gracia Arpan saat diwawancara redaksi AlexaNews.ID di lokasi pengungkapan, Selasa (31/08/2021) malam.

Menurutnya, dalam aturan pemerintah untuk obat tradisional seperti jamu dan herbal, hanya di konsumsi untuk menjaga kebugaran badan dan bukan dijadikan pengobatan untuk kesehatan masyarakat.

Sebab, sambung Susan, obat tradisonal tanpa izin edar dan berbahan kimia itu, jelas akan mengganggu kesehatan hingga mengakibatkan rusaknya organ-organ yang berada di tubuh manusia. Di antaranya seperti jantung dan ginjal.

Ribuan obat tradisional berbagai merk di Pasar Tradisional Cikampek, disita petugas BPOM Bandung. Foto: Gusti Djunot.

“Di situasi pandemi Covid-19 saat ini, banyak yang mencari obat-obatan tradisional seperti herbal. Namun sangat disayangkan, ada yang memanfaatkan situasi pandemi ini demi meraup keuntungan semata hingga banyak disusupi oleh obat tradisional yang justru sangat membahayakan bagi kesehatan kita. Bahkan, kekebalan immunitas malah turun dan rawan terpapar Covid-19 akibat mengkonsumsi obat tradisional tanpa ada izin edar tersebut,” jelas Susan.

Dari pengungkapan yang berhasil menyita ribuan obat tradisional berbagai merk, lanjut Susan, total barang bukti yang telah diamankan pihaknya itu pun setara dengan nilai tukar uang sekira Rp 1.5 milliar.

Untuk kepentingan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, tambah Susan, hasil temuan tersebut dapat dipastikan akan masuk ke tahapan hukum selanjutnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Hasil barang bukti yang kami sita untuk saat ini, kasusnya akan di bawa ke tahapan berikutnya. Beberapa warga termasuk pemilik dari empat gudang ini, telah dimintai keterangannya untuk mencari tau asal muasal obat tradisional yang akan diedarkan di Jawa Barat,” pungkasnya. (Boy/Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement