Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Tawarkan Pinjaman dengan Bunga Rendah, Polri minta Masyarakat Laporkan Pinjol Ilegal

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (tengah) meminta publik tidak ragu melaporkan pinjol ilegal. Foto: Istimewa.

Jakarta, AlexaNews.co.id – Kabag Penum Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan meminta kepada masyarakat untuk tidak ragu dan tidak takut melaporkan adanya pinjaman online (pinjol) yang ilegal. Laporan publik terkait pinjol ilegal, dipastikan akan ditindaklanjuti oleh pihaknya (Polri).

“Bagi masyarakat yang menemukan adanya pinjol ilegal, atau korban pinjol ilegal, termasuk yang mendapat ancaman dari penyedia jasa pinjaman online ilegal tersebut, agar tidak ragu untuk melaporkannya ke pihak kepolisian,” tegas Kabag Penum Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulisnya kepada awak media di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Selain melaporkan, Ahmad menyebut hal terpenting yang perlu ditingkatkan ialah pemahaman masyarakat agar tak menjadi korban pinjol ilegal. Menurut dia, publik perlu berhati-hati dalam mengikuti transaksi pinjaman online yang disediakan penyedia jasa.

“Sebelum bertransaksi dengan pinjol, warga diminta mencari tahu terlebih dahulu informasi tentang penyedia jasa tersebut, terdaftar atau tidak di OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ujarnya.

Masyarakat, kata Ahmad, juga bisa mengecek daftar status penyedia jasa pinjaman online tersebut, ilegal atau tidaknya, di situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Tercatat ada 161 pinjol legal (resmi). Ketika penawaran jasa tidak tercatat dalam OJK, maka abaikan saja (artinya penyedia jasa itu merupakan pinjol ilegal, red),” terang dia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian, kata Ahmad, warga jangan mudah terbuai dengan maraknya tawaran yang tak masuk akal seperti menawarkan pinjaman dengan bunga rendah. Masyarakat juga harus waspada, bila ada permintaan izin untuk mengakses data kontak pada telepon genggam maayarakat yang diminta oleh aplikasi pinjol tersebut.

“Di sinilah masuknya legal akses, yang digunakan oleh pinjol untuk menagih, mem-bully, bahkan menista hingga memfitnah para nasabah. Tujuannya, agar para nasabah mau membayar tagihan tersebut,” pungkasnya. (Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Belum usainya kasus seorang istri yang sempat dituntut 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Karawang...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Polres Karawang terus memburu para pelaku yang masih buron pada kasus pembunuhan berencana terhadap korbannya bernama Khairul Amin (54), seorang Bos...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kapolsek Kotabaru, IPDA Dede Komara membantah adanya tindak aksi pengeroyokan dan pembacokan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor terhadap seorang...

Berita

BANDUNG, AlexaNews.co.id – Jajaran kepolisian daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) yang baru-baru ini telah membuka layanan hotline untuk menerima aduan masyarakat terkait dengan aktivitas...

Advertisement