Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Pelanggar PPKM Darurat bakal Ditindak Tegas APH Karawang

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang, Hj. Rohayatie SH, MH,. Foto: Gusti Sevta Gumilar.

Karawang, AlexaNews.co.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Karawang, Hj. Rohayatie SH, MH., mengaku bakal bertindak secara tegas terhadap pihak manapun dan siapapun yang tetap nekad melanggar aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Jawa-Bali.

“Tanpa tebang pilih, kami akan ambil tindakan tegas bagi siapapun yang melanggar PPKM Darurat. Sebagaimana arahan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui Surat Edaran (SE) Jaksa Agung RI Nomor: B-132/A/SKJA/06/2021, tertanggal 30 Juni 2021 tersebut, para pelanggar akan dikenakan sanksi denda maupun kurungan penjara,” tegas Kajari Rohayatie, Selasa (20/07/2021).

Dijelaskannya, Kejari Karawang bersama Bupati, Dandim, Kapolres, dan Satgas Covid 19 Kabupaten Karawang dalam setiap waktunya akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah tempat, baik di lingkungan masyarakat maupun pelaku usaha hingga perusahaan kawasan industri.

“Selama ini yang melanggar PPKM Darurat, kami sidangkan secara off line di tempat terbuka. Akan tetapi, sekarang melalui on line (virtual atau daring) sidangnya. Sudah ada 254 pelanggar yang disidangkan, dan telah dikenakan denda berupa uang yang nilainya bervariatif,” ungkap Kajari.

Kajari Rohayatie menerangkan, uang yang telah terkumpul hasil denda dari para pelanggar PPKM Darurat tersebut, akan diserahkan ke pemerintah sebagai kas negara.

“Jadi untuk perihal uang hasil denda ini, nantinya akan diserahkan ke pemerintah untuk jadi kas negara. Dan bukan digunakan untuk (kepentingan instansi) pihak kami di Kejari Karawang,” jelas Rohayatie menerangkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepada para sejumlah distributor di tengah situasi darurat pandemi Covid-19 saat ini, Kajari Rohayatie juga mengingatkan terhadap mereka untuk tidak bermain dengan harga maupun menimbun obat-obatan, alat kesehatan, atau bahkan tabung oksigen.

“Jika menjual di atas harga eceran tertinggi (HET), maka kami sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) di Karawang akan mengambil tindakan secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas dia.

Oleh karena itu, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika menemukan sejumlah distributor “nakal” dalam menjual obat, alat kesehatan hingga tabung oksigen dan lainnya yang tak sesuai dengan HET.

“Apa yang kami lakukan ini, tentunya untuk kenyamanan kita semua. Kita sama-sama tengah berjuang untuk menyelesaikan segala persoalan pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya.

Lain dari itu, tambah dia, sebagai upaya untuk menekan laju sebaran Covid-19 di Karawang, pihaknya juga telah melakukan vaksinasi di lingkungan masyarakat sekitar perkantoran maupun keluarga besar Kejaksaan Negeri Karawang.

“Total yang telah divaksin ada sebanyak 250 orang. Selain itu, kami turut memberikan bantuan berupa paket sembako guna meringankan beban hidup warga yang terdampak pandemi juga di masa penerapan PPKM Darurat,” pungkasnya. (Gusti Djunot/Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Kepala Desa (Kades) Kedungjeruk, H. Rakhman rela mengosongkan rumah yang ditempati anak dan menantunya untuk disewakan menjadi tempat isolasi mandiri (isoman)...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Dimasa pandemi Covid-19 yang masih terjadi di bumi pertiwi khususnya di bumi pangkal perjuangan yaitu Kabupaten Karawang, berbagai polemik yang kontra...

Berita

Karawang, Alexanews.co.id – Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra melalui Kabag Ops Polres Karawang, Kompol Endar Supriyatna beserta Satgas Covid-19 yang terbagi dari TNI-Polri...

Berita

Jakarta, AlexsaNews.co.id – Kebijakan pemerintah pusat akan membatasi kegiatan masyarakat untuk menekan kasus Covid-19 di Pulau Jawa-Bali di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)...

Advertisement