Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Hukum & Kriminal

Skandal TPP 5%, Askun : Jangan Baper Dong

Asep Agustian SH. MH, Kuasa Hukum Rakhmat Gunadi saat memberikan keterangan resminya kepada awak media di kantor Kejaksaan Negeri Karawang, Rabu (07/04/2021).

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Pasca resmi melaporkan skandal pemotongan TPP 5% milik ASN di lingkungan Pemkab Karawang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Kuasa Hukum Pelapor Rakhmat Gunadi, yaitu Asep Agustian SH. MH., meminta agar beberapa pihak terkait tidak BaPer (Bawa Perasaan, red) terlebih dahulu.

“Soal nanti isunya kemana-mana, maka diserahkan semuanya ke penegak hukum. Jadi, jangan baper dong,” ketus Asep Agustian SH. MH, yang akrab disapa Asep Kuncir (Askun) saat mendampingi Rakhmat Gunadi kepada awak media di kantor Kejaksaan Negeri Karawang, Rabu (07/04/2021).

Sehingga, kata Askun, persoalan pemotongan TPP sebanyak 5% kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Karawang oleh Bank Jabar Banten (BJB) ini, menjadi ramai di media sosial (medsos) yang dampaknya hanya akan “Mengkerdilkan” client-nya, Rakhmat Gunadi sebagai ASN yang kini menjabat sebagai Sekretaris Disperindag Karawang.

Sebab, tegas Askun, kemanapun larinya pemotongan TPP 5% ASN ini, jika persoalan skandalnya kini menjadi urusan pihak Kejari Karawang guna menindaklanjuti pelaporannya.

“Jadi jangan sampai belum apa-apa sudah perang di medsos. Medsos itu bukan tempatnya adu debat, mari kita adu debat di peradilan. Jangan memberikan sebuah statement yang sekiranya abal-abal (tidak bisa dipertanggungjawabkan, red),” tegas praktisi hukum ternama Karawang ini.

Atas pemotongan TPP tanpa pemberitahuan terlebih dahulu tersebut, sambung Askun, sangat jelas bahwa client-nya (Rakhmat Gunadi, red) telah dirugikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya mendampingi pribadinya beliau, karena ada perbuatan BJB yang menyebabkan kerugian (pemotongan TPP tanpa sepengetahuan),” kata Askun.

Ditambahkan Askun, perkara pembuktian secara hukum atas skandal itu, kini sudah menjadi tanggungjawab Kejaksaan Negeri Karawang. Ia juga berterima kasih karena Kejaksaan Negeri Karawang telah menerima dengan baik pelaporan clien-nya.

Berlanjut atau tidaknya perkara itu nanti oleh pihak kejaksaan, kata Askun, hari ini kejaksaan sudah menerima dengan baik. Berkas perkaranya sudah diterima oleh pihak Kejari Karawang.

“Boleh dong Pak Gunadi sebagai warga negara dan PNS melaporkan atas kerugian yang dialaminya. Jadi jangan memiliki pemikiran yang termat kerdil dulu, belum apa-apa sudah ketakutan. Karena hukumnya juga masih dalam proses. Nanti masih bisa puasa kok, masih bisa lebaran dulu bahkan,” sindir Askun yang maksudnya disampaikan kepada oknum pemotong TPP ASN.

“Ini belum apa-apa sudah Baper, buat status di media sosial. Sehingga dikerdilkanlah clien saya ini dan Pak Gunadi dibuat tidak nyaman. Beliau ini tidak menyebutkan salah satu nama, lembaga atau OPD kok. Tidak sama sekali,” tegasnya lagi.

Lanjut Askun, Sebagai warga negara, siapapun berhak melaporkan kepada penegak hukum atas kerugian apapun yang dialami. Termasuk pelaporan yang dilakukan oleh Rakhmat Gunadi, semuanya merupakan hal wajar dalam perkara di negara hukum.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pribadinya melaporkan sebagai warga negara yang sudah dirugikan. Melaporkan Bank Jabar, bukan kemana-kemana. Makan tuh duit TPP, kalau tidak sesuai dengan peruntukannya, maka di situlah yang akan dijerat hukum,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang, Rakhmat Gunadi secara resmi melaporkan skandal pemotongan TPP 5% oleh pihak BJB ke Kejaksanaan Negeri (Kejari) Karawang.

Secara pribadi, Gunadi melaporkan BJB yang telah melakukan pemotongan TPP sebanyak 5% tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Karena setelah ia mengecheck di rekening, ada sekitar Rp. 800 ribuan, TPP-nya yang hilang dipotong oleh BJB.

“Tadi saya melengkapi dokumen-dokumen pelaporan untuk menjadi bahan pertimbangan pihak kejaksaan,” kata Rakhmat Gunadi yang didampingi kuasa hukumnya, Asep Agustian SH, MH., usai melakukan pelaporan pemotongan TPP 5% di kantor Kejaksaan Negeri Karawang. (ALD).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Hukum & Kriminal

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Skandal dugaan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang oleh Sekretaris Dinas...

Berita

Purwakarta,alexanews.co.id – Kejaksaan Negeri Purwakarta saat ini sedang melakukan sedang melakukan penyelidikan Tiga kasus dugaan korupsi Galian tanah merah Desa Cipancur tahun 2008, Rutilahu...

Berita

Karawang, alexanews.co.id- Meskipun dalam situasi pandemi corona yang masih mewabah, Kejaksaan Negeri Karawang tetap bekerja sesuai tugas dan fungsinya dengan menerapkan protokol kesehatan. Menurut...

Berita

Karawang, alexanews.co.id – Bakal Calon Bupati dari jalur Independent menganggap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) gegabah karena memaksakan pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 di...

Advertisement