Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

HOT NEWS

Klaster Wisata dan Klaster Pesta Pernikahan, penyebab Penyebaran Covid-19 di Kecamatan Pedes

Karawang, AlexaNews.co.id – Terus meningkatnya angka penyebaran paparan virus Corona di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, membuat Kepala Puskesmas Pedes, H. Warno Sumarno turut angkat bicara.

Menurutnya, penyebaran Covid-19 terhadap ke-37 warga di 8 desa dari 12 desa yang ada di Kecamatan Pedes, diakibatkan dari dua klaster yang berbeda. Yakni klaster wisata dan klaster pesta pernikahan.

“Kasus 37 warga yang terkonfirmsi positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Pedes, rata-rata dari dua klaster berbeda yang pernah bertamasya ke sejumlah tempat wisata dan pernah menghadiri undangan pesta pernikahan atau hajatan,” ungkap H. Warno kepada AlexaNews.co.id saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (12/06/2021).

Oleh karenanya, kata H. Warno, pemerintah selama ini telah mengingatkan dan melarang masyarakat untuk melakukan wisata hingga acara resepsi pesta pernikahan guna mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Makanya kan, pemerintah telah memberikan imbauan untuk melarang berwisata atau bertamasya hingga menggelar acara hajatan.(resepsi pesta pernikahan, red) juga karena semata-mata hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pedes, H. Warno Suwarno.

Dikatakan dia, pihaknya selalu melakukan monitoring kepada ke-37 warga yang dinyatakan positif Covid-19 kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Salah satunya monitoringnya dilakukan kepada empat keluarga di Dusun Langseb II, Desa Kertaraharja, Kecamatan Pedes, Karawang, yang saat ini sedang melaksanakan isolasi mandiri.

“Kita selalu memantau dan memonitoring mereka dengan memberikan obat obatan serta berpartisipasi melakukan swadaya di jajaran Puskesmas Pedes untuk menyalurkan buah-buahan untuk warga yang terkena Covid-19 yang saat ini sedang isolasi mandiri,” aku H. Warno mengatakan.

“Hal itu saya lakukan karena saya merasakan pernah terkena Covid-19, dan dirawat isolasi Covid 19. Saat itu rasanya benar-benar gak bisa ngapa-ngapain,” tutur dia menceritakan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kegiatan Sosialisasi terus dilakukan pihaknya dalam bentuk upaya pencegahan Covid-19 seperti memberikan imbauan protokol kesehatan 5M yang harus selalu diterapkan oleh masyarakat. Pihaknya mengaku, selalu mengimbau masyarakat untuk mau di suntik vaksin oleh petugas medis.

“Berdasarkan laporan data kumulatif pemberian dosis vaksin yang pertama hingga tanggal 05 Juni 2021, jumlah total yang telah divaksinasi di Kecamatan Pedes, ada sebanyak 2.033 orang yang diantaranya tenaga kesehatan yang sudah divaksin berjumlah 104 orang, petugas pelayanan publik sebanyak 1.029, lansia sekitar 957, masyarakat umum 5 orang. Dan masyarakat rentan, ada sebanyak 8 orang yang telah diberikan dosis vaksin,” sebut H. Warno merinci.

Penulis : Ahmad Shaleh

Editor : Gusti Djunot

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Advertisement