Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Pasien Corona “Muter-Muter” di Ambulance, FAD: Nakesnya Mulai Tumbang

Salah satu mobil ambulance pasien yang semalam ditangani RTC terparkir di RS Dewi Sri, namun karena penuh pindah lagi ke RSKP Jatisari. FOTO: Redaksi AlexaNews2021.

Karawang, AlexaNews.co.id – Terus meningkatnya kasus harian pasien COVID-19 di Kabupaten Karawang, membuat sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) mulai tumbang. Utamanya nakes pembawa pasien COVID-19 yang menggunakan mobil ambulance.

Oleh karenanya, Ketua Relawan Teh Celli (RTC), Ferry Alexi Dharmawan (FAD) mengatakan, dalam sepekan terakhir pihaknya bak seperti Call Center Kabupaten Karawang. Sebab, dia mengakui banyak masyarakat dan relawannya yang menghubungi pihaknya karena kesulitan mendapatkan bed di RS.

“Selama seminggu terakhir, kami sudah seperti Call Center Kabupaten Karawang. Banyak masyarakat yang mengaku kesulitan mendapatkan RS dan silih bergantian menghubungi kami hampir 24 jam setiap seharinya,” ungkap FAD yang juga CEO Alexa Foundation di Kantor Berita AlexaNews.co.id, Rabu (23/06/2021).

Diketahui, banyaknya masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan membutuhkan perawatan secara intensif di sejumlah rumah sakit (RS) rujukan, membuat pasien COVID-19 dan Nakes driver mobil ambulance harus mencari RS yang masih menyediakan keterisian tempat tidur.

“Kondisi rata-rata RS, semuanya Full Bed. Baik di kamar perawatan maupun ruangan IGD RS rujukan,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut juga lah, kata FAD, banyak kendaraan mobil ambulance yang hilir mudik membawa pasien COVID-19 mencari RS yang masih menyediakan bed untuk memberikan penanganan medis kepada pasien yang terkonfimasi virus Corona.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jadi hilir mudik mobil ambulance membawa pasien yang lewat di jalan itu, belum tentu sudah jelas akan di bawa ke mananya. Seringkali mereka masih terus melakukan upaya mencari RS yang masih ada bed-nya,” kata dia.

Selain itu, sambung FAD, kondisi di sejumlah RS rujukan juga kerap terpantau antrian kendaraan mobil ambulance yang membawa pasien COVD-19.

“Untuk pasien yang kritis gejala berat, cara terakhir yang kami tempuh adalah memarkirkan ambulance atau mobil di parkiran dekat IGD lalu meminta tolong kepada RS untuk memeriksa pasien di mobil ala-ala Drive Thru. Yang penting bisa ditangani saja lebih dulu pasiennya sambil antri nunggu bed IGD,” ungkapnya.

Menurutnya, tambah pria yang kental dijuluki Jambul Merah menambahkan, kondisi tersebut sangatlah memprihantinkan.

“Kondisi seperti ini sangat memprihatinkan karena sebagian besar nakes di RS termasuk sopir mobil ambulance, sudah mulai tumbang terkena COVID-19 dan sebagian lainnya sedang isoman,” tandasnya.

Sebelumnya, Juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana Sp.KK mengatakan bahwa kasus harian COVID-19 di Karawang mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia membeberkan, sebanyak 1.157 keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) kini telah terisi 94.2 persen. Jumlah tersebut adalah jumlah dari seluruh RS di Kabupaten Karawang yang menangani pasien COVID-19 baik RS swasta maupun RS rujukan.

Fitra mengatakan, untuk RS rujukan sudah 100 persen full terisi. Ia mengatakan, ketersediaan bed ditambah namun jumlah pasien terus bertambah.

Hal ini membuat Pemkab Karawang semakin menggalakkan dan memperketat protokol kesehatan di masyarakat. Sejumlah hal sudah dilakukan sebagai bentuk upaya menekan penyebaran COVID-19 di Karawang.

“Namun, sebesar apapun usaha dan upaya Pemerintah Karawang beserta seluruh jajarannya dalam menanggulangi COVID-19, jika tidak dibarengi dengan kepedulian dan peran serta masyarakat Karawang untuk ikut mendukung program pemerintah, sepertinya semuanya akan jadi tidak berarti,” kata Fitra.

Untuk itu, mari bersama-sama kita dukung pemerintah dalam memerangi virus ini, juga ringankan tugas-tugas mereka untuk tujuan kita bersama, Karawang bebas dari Corona.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan, patuhi 5M,” ucap Fitra saat diwawancarai. (Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga kini, membuat berbagai kebutuhan menjadi kian menipis bahkan hingga sulit tuk ditemukan. Seperti...

Berita

Karawang, AlexaNews.ID – Di era digital teknologi 4.0 seperti saat ini, sebuah instansi pelayanan publik apabila tidak aktif dalam bersosial media nampaknya akan ketinggalan...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Usai berjuang selama dua tahun untuk memenangkan Cellica – Aep menjadi pemimpin di Kabupaten Karawang, team Relawan Teh Celli (RTC) kembali...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Relawan Teh Celli (RTC) akan melaksanakan kerja bakti membuat rumah tafidz. Rumah tahfidz tersebut dibuat untuk...

Advertisement