Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Tinjau Tenda Darurat di RSKP Jatisari, Dewan HES: Jangan Menyusahkan Pasien Covid-19

Ketua Komisi III DPRD Karawang, H. Endang Sodikin saat meninjau tenda-tenda darurat di RSKP Jatisari, Minggu (11/07/2021). Foto: Rizqi Ramdani.

Karawang, AlexaNews.co.id – Berdirinya tenda-tenda darurat disetiap rumah sakit (RS) rujukan penanganan Covid-19 di Kabupaten Karawang sebagai ketersediaan ruang perawatan pasien positif, diharapkan tidak menyusahkan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES) dalam peninjauannya di Rumah Sakit Khusus Paru (RSKP) Jatisari, Karawang, Minggu (11/07/2021) siang.

“Saat ini masyarakat di Karawang yang terpapar virus Corona, sangat membutuhkan ruang perawatan. Jadi, jangan sampai menyusahkan pasien Covid-19 karena banyak menunggu antrian dan jangan di pingpong sana-sini,” ungkap HES kepada awak media.

Menurutnya, pendirian tenda-tenda darurat sebagai ruang perawatan darurat disetiap RS rujukan Covid-19 di Karawang dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, dirasa dapat mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 yang lebih meluas.

“Kami datang untuk mengecek sejauh mana ketersediaan ruang perawatan di RSKP Jatisari. Nampak di lantai 4 dan 5 memang sudah penuh, masing-masing ruang perawatan diisi 30 hingga 35 pasien,” katanya.

HES menilai, pendirian tenda BNPB dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di RS, merupakan salah satu contoh bukti terobosan pemerintah mengatasi persoalan pandemi di tengah lonjakan kasus yang terus meningkat setiap harinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karenanya, sambung politisi Partai Gerindra mengingatkan, pentingnya menguatkan rasa darurat atau sense of emergency dalam setiap penanganan pandemi Covid-19. dimasa PPKM Darurat.

“Untuk mengantisipasi kekurangan atau keterbatasan ruangan Bed Occupancyi Rate (BOR) ini, pihak RS dan Dinkes yang harus berupaya menyiapkan tenda-tenda darurat untuk pelayanan maksimal kepada pasien Covid-19,” terangnya.

Sementara bagi penderita yang saturasi oksigennya di atas 90 persen, kata HES, mereka cukup di rawat di rumahnya saja dengan melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Dengan pendirian tenda-tenda darurat disejumlah RS rujukan Covid-19, tambah dia, dilakukan pemerintah daerah dalam rangka mengatasi meningkatnya pasien Covid-19 di Kabupaten Karawang.

“Pasien Corona yang saturasi oksigennya di bawah 90 persen, baru dibawa ke RS. Tapi jika saturasi oksigennya di atas 95 sampai 100 persen, tidak usah melakukan perawatan di RS, cukup di rumah nanti petugas puskesmas barkoordinasi secara door to door untuk menyampaikan obat antivirus, vitamin hingga antibiotiknya,” pungkasnya. (Rizqi Ramdani/Red).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

Karawang, Alexanews.co.id – Meski sudah diterapkannya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, namun kasus lonjakan Covid-19 di Kabupaten Karawang kian tak terbendung. Karenanya,...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karawang dalam satu bulan terakhir, wakil rakyat di Karawang langsung menggelar rapat pimpinan (Rapim)...

Daerah

Karawang, AlexaNews.co.id – Camat Cibuaya, Arisandi mengapresiasi adanya kunjungan kerja (kunker) dari tiga anggota DPRD Kabupaten Karawang untuk memantau langsung penyaluran dosis vaksin tahap...

Berita

Karawang, AlexaNews.co.id – Banyaknya warga di Kabupaten Karawang yang terpapar COVID-19, sehingga tidak sedikit dari mereka terus berdatangan hingga rela mengantre panjang guna mendapatkan...

Advertisement