Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Berita

Diperiksa Propam, Polri Mutasi Tiga Penyidik Pada Perkara Istri Omeli Suami Mabuk

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago. Foto: Doc.Junot.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Usai adanya pernyataan resmi Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karawang dan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jabar hingga menonaktifkan dari jabatannya, kini giliran instansi Polri yang melakukan hal serupa kepada ketiga penyidik, yang melakukan penyelidikan serta penyidikan pada perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) istri Valencya alias Nengsy Lim yang dituntut 1 tahun penjara akibat mengomeli suami suka mabuk. Kasus yang kini tengah viral dan menjadi sorotan publik se-nusantara pun berbuntut panjang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, saat ini tiga penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar tengah diperiksa oleh petugas Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) di Mapolda Jabar.

“(tiga) penyidik yang memeriksa kasus Valencya itu, per hari ini sudah dimutasikan. Dalam rangka evaluasi (diperiksa oleh petugas Bid Propam Polda Jabar, red),” kata Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago kepada AlexaNews.co.id melalui sambungan teleponnya, Rabu (17/11/2021).

Erdi menyatakan, ketiga orang penyidik dari Ditreskrimum Polda Jabar ini pun tengah menjalani pemeriksaan. Mereka diperiksa oleh Propam Polda Jabar. “Iya, (pemeriksaan) sama Propam Polda Jabar terkait dengan perkara Valencya,” katanya.

Evaluasi atau pemeriksaan terhadap tiga penyidik itu, lanjut Kabid Humas Polda Jabar menuturkan, dilakukan berdasarkan perintah langsung dari Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana. Sehingga untuk sementara ini, ketiga penyidik tersebut dimutasi.

“Jadi dengan munculnya kejadian-kejadian ini, atas perintah Pak Kapolda, (ketiga penyidik) dilakukan pendalaman serta pemeriksaan dan sebagainya. Kemudian dari hasil itu semua, tiga orang tersebut dinonaktifkan dalam rangka evaluasi,” jelas Erdi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diketahui, Kejagung melakukan eksaminasi khusus atas perkara istri Valencya dituntut 1 tahun penjara atas dugaan KDRT. Gegaranya, Valencya mengomeli suaminya Chan Yu Chin yang pulang dalam kondisi mabuk. Hasil eksaminasi khusus, Kejagung mendapatkan temuan dugaan pelanggaran dalam proses penanganan kasus dengan terdakwa Valencya.

Pelanggaran yang dilakukan mulai dari ketidakpekaan jaksa dalam menangani perkara ini, tidak mengikuti pedoman dalam penuntutan, tak menjalani pedoman perintah harian Jaksa Agung hingga empat kali menunda pembacaan tuntutan.

Penanganan kasus itupun diambil alih oleh Kejagung. Tim dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum yang akan melanjutkan penanganan perkara tersebut. (Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Aksi kawanan perampok bersenjata api (senpi) yang terjadi disebuah perbankan swasta di daerah Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Jumat...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Polres Karawang akhirnya menetapkan 5 orang tersangka dari anggota Ormas GMPI dan LSM NKRI yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan terhadap anggota LSM...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karawang, mengklaim telah berhasil melakukan penyelamatan dan pemulihan uang negara sebesar Rp 14,6 miliar. Klaim pengembalian uang...

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Usai viralnya perkara istri omeli suami yang mabuk hingga dituntut 1 tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Kepala Kejari...

Advertisement