Connect with us

Hi, what are you looking for?

alexanews.co.id

Daerah

Rekrutmen CASN P3K Dibuka Secara Umum, BKKBN RI Gagal Prioritaskan Anggota Federasi PLKB

Sejumlah pengurus Federasi PLKB Indonesia dan Jawa Barat menilai BKKBN RI telah gagal dalam membuka rekrutmen CASN P3K Tahun 2021 secara umum.

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Meski kembali dibukanya rekrutmen CASN P3K tahun 2021 secara umum oleh BKKBN RI, namun perekrutan tersebut dinilai gagal dalam memenuhi kebutuhan quota Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang tersebar dalam setiap desa/kelurahan se-Indonesia. Gagalnya perekrutan tersebut, lantaran anggota Federasi PLKB yang sudah bekerja belasan tahun mengabdi ini pun tidak diprioritaskan dan terkesan diberikan harapan palsu alias di “PHP” oleh BKKBN RI.

“Sehingga banyak PLKB non-ASN yang justru tidak lolos seleksi semenjak persyaratan administrasi pada saat mendaftar,” ungkap Sekretaris Umum Federasi PLKB Indonesia, Tino Sanjaya saat menggelar konferensi pers kepada sejumlah awak media di salah satu cafe di Kabupaten Karawang, Jumat (12/11/2021) kemarin.

Informasi yang dihimpun darinya, BKKBN RI tahun ini kembali membuka formasi rekrutmen CASN P3K se-Indonesia dengan total sebanyak 4.046 kuota. Dari kuota tersebut, khusus untuk Provinsi Jawa Barat yang memiliki jumlah desa paling banyak yaitu 5.958 desa/kelurahan, hanya mendapatkan kuota CASN P3K sebanyak 292 (tenaga terampil 117 dan tenaga ahli 175).

Wakil Ketua Umum Federasi PLKB Indonesia Lutfi Sella (kiri) bersama Ketua Federasi PLKB Jawa Barat Dimas Putra Permadi (tengah) dan Sekretaris Umum Federasi PLKB Indonesia Toni Sanjaya (kanan).

“Kondisi ini tentu tidak berbanding lurus dengan beban PLKB di lapangan. Dengan rasio perhitungan, jika saja 292 CASN P3K lolos seleksi secara keseluruhan, maka 1 orang harus memegang 3 desa/kelurahan dan masih membutuhkan sekitar 2.500 orang lagi untuk dapat bekerja secara maksimal di lapangan,” jelasnya.

“Seharusnya BKKBN RI lebih memprioritaskan kami sebagai PLKB non-ASN yang sudah bekerja belasan tahun, namun perekrutan CASN P3K tahun ini kembali dibuka secara umum dan dengan persyaratan umum sehingga banyak PLKB non-ASN yang tidak lolos seleks. Di sini kami anggap BKKBN RI telah dinilai gagal, yah lagi dan lagi kami merasa didiskriminasi,” sesalnya.

Selain itu, Wakil Ketua Umum Federasi PLKB Indonesia, Luthfi Sella menambahkan, 13-14 November 2021 merupakan hari pengumuman seleksi CASN P3K. Karenanya, ia berharap setiap anggota PLKB non-ASN bisa lolos seleksi CASN P3K karena dengan tagline ‘Bangga Kencana’ tersebut, sambungnya, pengabdian PLKB non-ASN selama ini sudah tidak diragukan lagi saat menjadi ujung tombak di lapangan.

“Jangan sampai harapan Presiden Jokowi yang ingin menurunkan angka stunting di Indonesia sebanyak 14%, malah tidak tercapai karena tidak maksimalnya rekrutmen P3K tahun ini,” katanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pengurus Federasi PLKB Indonesia (Non-ASN) saat menggelar konferensi pers kepada awak media di Karawang.

Masih di tempat yang sama, Ketua Federasi PLKB Jawa Barat, Dimas Putra Permadi menegaskan bahwasannya rekrutmen CASN P3K pada tahun ini, kembali tidak memprioritaskan PLKB non-ASN. Padahal langkah mediasi dan audiensi dengan BKKBN provinsi dan pusat, sudah dilakukan pihaknya jauh-jauh hari sebelum dibukanya perektutan itu.

“Jika saja pengumuman seleksi CASN P3K tersebut tidak sesuai ekspektasi, maka perjuangan PLKB non-ASN akan terus berlanjut hingga semua anggota PLKB non-ASN yang sudah bekerja belasan tahun bisa diangkat derajatnya sebagai ASN,” tegasnya.

Dimas menambahkan, adapun langkah selanjutnya yang dilakukan Federasi PLKB Jawa Barat bersama daerah lainnya se-Indonesia, akan terus melakukan sejumlah desakan-desakan kepada BKKBN RI, hingga mengabulkan tuntutan pihaknya.

“Karena kami yang berada di sektor kesehatan, juga tidak kalah penting dengan yang ada di sektor pendidikan. Kami akan mengorganisir semua anggota PLKB non-ASN secara nasional, dan sebenarnya kami juga ingin membantu pemerintah dalam rekrutmen ASN P3K,” pungkasnya. (Red).

Berita Yang Mungkin Anda Sukai

Berita

KARAWANG, AlexaNews.co.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Drg. Putih Sari mengajak seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, untuk selalu hidup berencana. Hal tersebut disampaikan...

Advertisement